ADD ME BOZZ

Kamis, 20 Juli 2017

Pengantin Langit

Cerita pendek

Pengantin Langit

          Hari ini saya melihat teman saya, ia begitu sangat tampan dengan pakaian pengantinnya. Kali ini ia menggunakan pakaian pengantin serba putih, dengan sepatu pantofel warna hitam mengkilap, celana berwarna putih, baju pengantin warna putih dan tidak lupa memakai peci warna putih. Ia begitu sangat tampan terlihat sambil merapikan baju dan pecinya di depan cermin.
Kemudian dia pergi keluar dan saya memanggilnya sampai tiga kali tapi dia tidak menoleh.
Saya : Yusuf, Yusuf, Yusuf .....
           Mau kemana kamu ? ......
kemudian saya teriak memanggilnya Yusuf, Yusuf, Yusuf ......
Saya terbangun dari tidur saya, ternyata saya hanya mimpi tadi, kemudian saya melihat jam di dinding tepat di hadapan tempat saya tidur. Saya melihat jam ternyata sekarang pukul 03:00 WIB. kemudian saya keluar dari kamar untuk mengambil air wudhu, saya ingin menunaikan shalat sunah tahajud. saya membuka pintu kamar dan saya telah melihat teman saya yusuf sedang berdiri menunaikan shalat. Ternyata teman saya Yusuf telah lebih dahulu menunaikan shalat tahajud. Teman saya ini memang sangat sholeh.
           Setelah saya menunaikan shalat tahajud, saya membangunkan teman saya Musa, Budi, Ichsan, dan Hanif yang masih tidur. Di rumah kontrakan ini kami orang 6 sahabat yang baik, kami di Universitas dan Fakultas yang sama tetapi berbeda Jurusan. Kami sama-sama di Fakultas Teknik.
          Setelah kami semua menunaikan shalat tahajud, kami lanjutkan dengan tilawah qur'an masing-masing sampai shalat subuh. Dan waktu shalat subuh telah masuk, kami semua pergi ke masjid karna memang jarak dari rumah kontrakan kami ke masjid sangat dekat. Setelah shalat subuh selesai, kami pulang ke rumah kontrakan dan melanjutkan dengan tilawah qur'an masing-masing. hari ini kami akan pergi ke masjid karna ada ceramah ustad yang sangat terkenal saat ini. Acaranya akan di mulai pukul 09:0 WIB. tema kali ini pembahasannya sangat menarik yaitu tentang pernikahan, jadi kami semua sepakat untuk menghadiri ceramah tersebut. kami akan berangkat pukul 08:30 WIB karna jarak ke tempat ceramah lumayan jauh sekitar 1 jam, kami akan berangkat menggunakan sepeda motor.
          kami telah siap untuk berangkat ke tempat ceramah, saya boncengan dengan yusuf,  musa boncengan dengan Budi dan ichsan boncengan dengan hanif. kami langsung berangkat, kali ini yang membawa motor yusuf jadi saya di bonceng oleh yusuf. dan setelah setengah perjalanan yusuf berniat untuk menyalip truk yang ada di depan kami. setelah yusuf berniat menyalip mobil tersebut, ternyata mobil di belakang kami ingin menyalip juga. dan jodoh, maut, rejeki memang di tangan Allah, belum selesai menyalip mobil truk tersebut, mobil di belakang kami menyenggol kami. dan yusuf tidak bisa mengendalikan motor, dan kami pun terjatuh terseret ke bawah truk tersebut, alhamdulillah saya tidak terlindas tetapi sahabat saya ternyata beliau terlindas truk tersebut. ku lihat yusuf sekarang terbaring di aspal  dengan darah telah memenuhi tubuhnya dan saya langsung bergegas lari menjenguk yusuf karna jarak kami terpental jauh. ku lihat yusuf telah terpejam matanya dan ku letakkan yusuf di paha saya, saya mengeleng-gelengkan kepala yusuf dan innalillahi wa innailaihi rajiun yusuf telah meninggalkan kita semua. 
          dan ternyata mimpi saya semalam tentang sahabat saya yusuf yang memakai pakaian pengantin, sepertinya tentang kecelakaan hari ini. Sekarang yusuf telah meninggalkan kita, mimpi saya semalam tentang kepergian yusuf yang ingin jadi pengantin dan ternyata benar dia menjadi pengantin langit yang akan bidadari-bidadari surga telah siap menyambutnya.
          Dia sahabat saya yusuf, dia sholeh dan mensholehkan, dia tampan, baik, pintar dan ia sangat bersahat dengan lingkungan, ia biasa mengajar anak-anak mengaji tiap sore hari di masjid dengan kontrakan kami di selah aktivitasnya kuliah yang sangat sibuk, dia sangat aktif berorganisasi di kampus, dan memiliki banyak teman yang sangat akrab. tapi itu semua tinggal kenangan, ia yusuf telah pergi dengan senyum yang sangat indah dan wajah yang sangat tenang.


ini cerpen pertama saya
mohon kasih kritik dan saran ya ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar